
Anggota Perkumpulan
Endryo Denanda Putra
QA Specialist Pegiat
QA specialist dengan satu dekade jam terbang testing produk publik dan enterprise — dari Smart City pemerintah daerah, PILKADA, hingga education ecosystem. Tipe QA yang paham bahwa testing yang baik dimulai sebelum kode pertama ditulis.
Jejak Kerja
Endryo memulai karir QA-nya di PT eBdesk Teknologi pada 2016, sebagai Quality Assurance Analyst — posisi yang dia jalankan selama 4.5 tahun dengan exposure yang sangat luas. Di sana, dia bertanggung jawab untuk manual testing dan dokumentasi untuk produk-produk dengan stake yang nyata: Media Intelligence (IMM dan IMA), Education Ecosystem (SIMAK.ID dengan support dan Finance-nya), dan SMART CITY — aplikasi yang dipakai oleh Pemerintah Daerah Pekalongan, Boyolali, Klaten, Blora, dan Pati. Tidak hanya itu, dia juga jadi bagian dari Operational Team, application trainer untuk klien, dan menangani customer requests serta complaints. Range yang luas, dengan satu pattern yang konsisten: produk yang dia test bukan internal tools — itu produk yang langsung digunakan oleh warga, pemerintah, dan institusi pendidikan.
Salah satu project yang paling membentuk persona QA-nya adalah **PROGRESIO** (2018) — aplikasi PILKADA 2018 untuk Medan, Pontianak, dan Kalimantan Timur. PILKADA punya margin error nol: aplikasi yang gagal di hari pemungutan suara bukan hanya bug — itu krisis publik. Dari project seperti itu, Endryo belajar pelajaran yang dia bawa terus: QA yang baik bukan tentang menemukan bug; QA yang baik adalah tentang mencegah situasi di mana bug muncul saat itu paling tidak boleh muncul.
Setelah eBdesk, Endryo masuk ke PT. Satu Visi Kreasi Indonesia | SIMAK.ID sebagai Software Quality Assurance Analyst (2020-2022, 1.5 tahun). Di sana, fokusnya bergeser ke mobile testing, finance, dan application support — handling requests dan user support untuk reporting bugs, lalu follow up ke development team. Tanggung jawab atas multiple apps secara paralel, yang menuntut disiplin organisasi yang berbeda dari single-product QA.
Paralel periode itu (Sep-Dec 2021), Endryo juga freelance di Indieapps Studio sebagai QA untuk KEYSTLE — aplikasi property buy & selling, web dan mobile. Periode singkat tapi menunjukkan kapasitas dia untuk handle freelance engagement di samping pekerjaan full-time.
Sejak April 2022, Endryo di Jabar Digital Service sebagai Software Quality Assurance — sudah 3 tahun 9 bulan, dengan hybrid arrangement Bandung. Di JDS, dia menggunakan Qase.io untuk test case management dan berkoordinasi dengan developer dan product team. Project-project terbarunya termasuk **Bale Pananggeuhan - Lembur Pakuan** (Oct-Dec 2025) — CMS untuk pengaduan warga Jawa Barat, dan **LONTARA+** (Oct-Dec 2025) — mobile apps pariwisata dengan Ticketing Management System. Sekali lagi, produk yang melayani publik, bukan internal tools.
Tools mastery-nya sudah established: Qase.io, Jira, Trello, Slack, Gitlab, Postman, Jmeter, dan ClickUP — semua tools yang sehat untuk QA pipeline modern.
Di Dartstudio, Endryo adalah Pegiat Circle dengan keahlian yang spesifik: QA discipline untuk produk yang akan dipakai pengguna nyata. Saat engagement Dartstudio melibatkan sistem yang harus melayani publik atau enterprise dengan margin error kecil — terutama saat masuk fase pre-launch atau scaling — Endryo adalah orang yang bisa dipanggil. Bukan “engineer yang juga bisa QA”, tapi QA specialist yang sudah satu dekade memikirkan disiplin ini sebagai craft, bukan checklist.